Minggu, 31 Mei 2015
Jawaban Quis Online
Bobot W : [4 5 4 3]
1) X1= 5,91608 X2= 7,681146
R11= 0,338062 R12= 0,130189
R21= 0,507093 R22= 0,390567
R31= 0,338062 R32= 0,520756
R41= 0,338062 R42= 0,260378
R51= 0,507093 R52= 0,390567
R61= 0,338062 R62= 0,260378
R71= 0,169031 R72= 0,520756
X3= 7,745967 X4= 4,690416
R13= 0,387298 R14= 0,213201
R23= 0,129099 R24= 0,426401
R33= 0,129099 R34= 0,426401
R43= 0,258199 R44= 0,426401
R53= 0,516398 R54= 0,426401
R63= 0,258199 R64= 0,426401
R73= 0,645497 R74= 0,213201
0,338062 0,130189 0,387298 0,213201
0,507093 0,390567 0,129099 0,426401
0,338062 0,520756 0,129099 0,426401
Matrik R 0,338062 0,260378 0,258199 0,426401
0,507093 0,390567 0,516398 0,426401
0,338062 0,260378 0,258199 0,426401
0,169031 0,520756 0,645497 0,213201
2). Y11= 1,352247 Y12= 0,650945
Y21= 2,02837 Y22= 1,952834
Y31= 1,352247 Y32= 2,603778
Y41= 1,352247 Y42= 1,301889
Y51= 2,02837 Y52= 1,952834
Y61= 1,352247 Y62= 1,301889
Y71= 0,676123 Y72= 2,603778
Y13= 1,549193 Y14= 0,639602
Y23= 0,516398 Y24= 1,279204
Y33= 0,516398 Y34= 1,279204
Y43= 1,032796 Y44= 1,279204
Y53= 2,065591 Y54= 1,279204
Y63= 1,032796 Y64= 1,279204
Y73= 2,581989 Y74= 0,639602
1,352247 0,650945 1,549193 0,639602
2,02837 1,952834 0,516398 1,279204
1,352247 2,603778 0,516398 1,279204
Matrik Y= 1,352247 1,301889 1,032796 1,279204
2,02837 1,952834 2,065591 1,279204
1,352247 1,301889 1,032796 1,279204
0,676123 2,603778 2,581989 0,639602
3). Y1+ = 2,02837
Y2+ = 0,650945
Y3+ = 0,516398
Y4+ = 1,279204
A+ = [ 2,02837; 0,650945; 0,516398; 1,279204 ]
Y1- = 0,676123
Y2- = 2,603778
Y3- = 2,581989
Y4- = 0,639602
A- = [ 0,676123; 2,603778; 2,581989; 0,639602 ]
4). D1+ = 1,390288 D1- = 2,310275
D2+ = 1,301889 D2- = 2,63212
D3+ = 2,066568 D3- = 2,26591
D4+ = 1,071232 D4- = 2,227364
D5+ = 2,02359 D5- = 1,711157
D6+ = 1,071232 D6- = 2,227364
D7+ = 3,212147 D7- = 0
5). Vi = Di- / Di- + Di+
V1= 2,310275 / (2,310275 + 1,390288) = 0,624304
V2= 2,63212 / (2,63212 + 1,301889) = 0,669068
V3= 2,26591 / (2,26591 + 2,066568) = 0,52297
V4= 2,227364 / (2,227364 + 1,071232) = 0,675246
V5= 1,711157 / (1,711157 + 2,02359) = 0,458172
V6= 2,227364 / (2,227364 + 1,071232) = 0,675246
V7= 0
Sehingga dapat di simpulkan bahwa dari kasus di atas dengan perhitunggan metode TOPSIS bahwa yang mendapatkan bantuan langsung tunai dari pemerintah karena memiliki nilai terbaik adalah V4 (DONI) dan V6 (KASINO).
Senin, 27 April 2015
SPK PEMILIHAN PERUMAHAN DENGAN METODE AHP MENGGUNAKAN EXPERT CHOICE
Abstraksi
Penentuan
perumahan mana yang harus dipilih oleh konsumen dipengaruhi oleh banyak faktor,
diantaranya harga, lokasi, fasilitas umum, perijinan, desain rumah, dan
kedibilitas dari developer. Makalah ini bertujuan untuk mencari
kriteria-kriteria yang digunakan didalam pemilihan perumahan oleh konsumen.
Kriteria-kriteria tersebut dianalisis menggunakan metode AHP menggunakan
software Expert Choice. Hasil analisis yang didapat kriteria tertinggi adalah
perijinan legal tidaknya kepemilikan atas tanah dan bangunnya.
Kata kunci: SPK, Perumahan, AHP, Expert Choice
Pembahasan
1. Latar Belakang
Memasuki tahun 2004, dunia
properti kembali bangkit setelah terpuruk karena krisis moneter. Bisnis-bisnis
dibidang properti mulai menjamur, baik dalam skala kecil, menengah maupun
besar. Pengembangan ini tidak hanya terjadi di daerah-daerah tertentu, tapi
hampir seluruh daerah khususnya di wilayah Daerah Istimewah Yogyakarta ( DIY ).
Gejolah perkembangan dibidang
properti ini tidak hanya dipengaruhi oleh membaikkan perekonomian tetapi juga
minat para konsumen mengikuti perkembangan ini. Peningkatan jumlah konsumen
dari tahun ke tahun semakin bertambah.
Para developer banyak yang menawarkan berbagai alternatif dari mulai harga,
lokasi, desain, maupun cara pembayaran. Hal inilah yang menyebabkan konsumen
harus pandai-pandai memilih perumahan mana yang akan mereka ambil yang sesuai
dengan kriteria-kriteria yang diinginkan.
1. Landasan Teori
1.1.Sistem Penunjang
Keputusan
Sistem pendukung keputusan adalah
sekumpulan prosedur berbasis model untuk data pemrosesan dan penilaian guna
membantu para manajer mengampil keputusan [little,19970]. Menurut Turban, 2005,
sistem pendukung keputusan merupakan suatu pendekatan untuk mendukung
pengambilan keputusan. Sistem pendukung keputusan menggunakan data, memberikan
antarmuka pengguna yang mudah, dan dapat menggabungkan pemikiran pengambil
keputusan.
1.2.Metode AHP
Analytical Hierarchy Process (
AHP ) adalah suatu metode unggul untuk
memilih aktivitas yang bersaing atau banyak alternatif berdasarkan kriteria
tertentu. Atau khusus. Kriteria dapat bersifat kuantitatif atau kualitatif, dan
bahkan kriteria kuantitatif ditangani dengan struktur kesukaan pengambil
keputusan daripada berdasarkan angka.
Struktur sebuah model AHP adalah
model dari sebuah pohon terbaik. Ada suatu tujuan tunggal di puncak pohon yang mewakili
tujuan dari masalah pengambilan keputusan. Seratus persen bobot keputusan adan
di titik ini. Tepat dibawah tujuan adalah titik daun yang menunjukkkan
kriteria, baik kualitatif maupun kuantitatif. Bobot Tujuan harus dibagi
diantara titik-titik kriteria berdasarkan rating.
1. Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan terhadap konsumen perumahan, maka didapat enam kriteria yang
digunakan dalam proses pemilihan lokasi perumahan. Kriteria tersebut antara lain
Harga, Lokasi, Fasilitas umum, Perijinan, Desain rumah, dan kredibilitas dari
developer.
Adapun keterangan dari
masing-masing kriteria adalah sebagai berikut:
- Harga
Konsumen lebih memilih harga
rumah yang sesuai dengan dana yang mereka punyai.
- Lokasi
Lokasi perumahan yang strategis
lebih dilirik oleh konsumen, misalnya, dekatnya dengan jalan raya, pasar, rumah
sakit, tempat kantor, sekolahan, dan banyak lain.
- Fasilitas Umum
Fasilitas umum disini adalah
fasilitas umum yang disediakan pihak developer di lokasi perumahan. Misalnya
kolam renang, hotspot, line telepon, ruko, dan area permainan.
- Perijinan
Perijinan yang dimaksud adalah
legal tidaknya seluruh perijinan yang telah dilakukan oleh pihak developer,
misalnya IMB, Legalitas pembebasan tanah, Hak Milik Bangunan, Sertifikat dan
lain sebagainya.
- Desain Rumah
Semakin bagus dan rumit sebuah
desain maka harganyapun semakin tinggi.
- Kredibilitas Developer
Nama sebuah developer ternyata
juga memjadi pertimbangan konsumen dalam memilih sebuah perumahan. Hal ini
berhubungan dengan unsur kepercayaan dari konsumen dan dari lembaga perbankan.
3.1 Struktur AHP untuk pemilihan perumahan
Struktur AHP yang didesain bisa dilihat pada
gambar 1 dibawah ini
3.2 Hasil implementasi dengan software Expert Choice
Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat adalah proses pemilihan lokasi
perumahan oleh konsumen terdiri dari enam kriteria yaitu harga, lokasi, perijinan,
desain rumah, dan kredibilitas developer. Bobot tertinggi adalah kriteria lokasi,
disusul harga, fasilitas umum, desain rumah, dan terakhir kredibilitas
developer. Dari enam kriteria tersebut setelah diuji dengan software Expert
Choice hasilnya memang sudah sesuai dengan rangkin alternatif nama perumahan
yang konsumen inginkan.
Daftar
Pustaka
Analytical
Hierarchy Process (AHP).
http://www.rfp-templates.com/Analytical-Hierarchy-Process-(AHP).html.
Diakses tanggal 31 Juli 2008 pukul 12.15 WIB.
AHP Approach Saaty, http://www.rfp-templates.com/search/for/AHP-Approach-Saaty.html,
diakses tanggal 4 Agustus 2008, pukul 11.00 WIB.
Turban, 2005, Decision Support
Systems and Intelligent Systems ( Sistem pendukung keputusan dan system cerdas
) Jilid 1, Andi Offset, Yogyakarta.
Rabu, 22 April 2015
Langganan:
Komentar (Atom)






